Jumat, 18 September 2015

bela diri

 Seni bela diri merupakan satu kesenian yang timbul sebagai satu cara seseorang mempertahankan / membela diri. Seni bela diri telah lama ada dan berkembang dari masa ke masa. Pada dasarnya, manusia mempunyai insting untuk selalu melindungi diri dan hidupnya. Dalam tumbuh atau berkembang, manusia tidak dapat lepas dari kegiatan fisiknya, kapan pun dan dimanapun. Hal inilah yang akan memacu aktivitas fisiknya sepanjang waktu. Pada zaman kuno,tepatnya sebelum adanya persenjataan modern, manusia tidak memikirkan cara lain untuk mempertahankan dirinya selain dengan tangan kosong. Pada saat itu, kemampuan bertarung dengan tangan kosong dikembangkan sebagai cara untuk menyerang dan bertahan, kemudian digunakan untuk meningkatkan kemampuan fisik / badan seseorang. Meskipun begitu, pada zaman-zaman selanjutnya, persenjataan pun mulai dikenal dan dijadikan sebagai alat untuk mempertahankan diri.






Bela diri Jujitsu diadoptasi para Samurai jaman kerajaan Jepang sebagai suatu teknik pembelaan diri dikala tidak bersenjata atau digunakan ketika menangkap seseorang tanpa harus melukai / mencederai terlalu parah.

Bagi Samurai Jujitsu erat kaitannya dengan BUSHIDO ( Kode etik Samurai ), karena Bushido dan Jujitsu adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan,
Ninja pun menggunakan Jujitsu sebagai bela diri yang bisa diandalkan dalam melakukan misi pengintaian maupun pembunuhan lawan politik para Daimyo. Bagi Ninja Jujitsu pun erat dengan Doktrin Ninja yang bernama FUDOSHIN.

Samurai dan Ninja memiliki perbedaan yang sangat kentara dalam bertarung, Samurai selalu menghadapi lawan secara terbuka, terhormat dan menjunjung tinggi Bushido, para Samurai menggunakan bendera pada bagian dibelakang baju tempurnya untuk memudahkan identifikasi. Hasil ideal bagi seorang Samurai adalah menemukan lawan yang sebanding di medan perang dan memenggal kepalanya untuk dipersembahkan kepada Daimyo-nya, Samurai yang ditempa dimedan laga memperoleh citra sebagai petarung individual yang tanpa tanding.





Seni bela diri campuran atau lebih dikenal dengan sebutan Mixed Martial Arts (MMA) adalah olahraga kontak yang memperbolehkan berbagai teknik pertarungan, seperti pergumulan, tendangan, dan pukulan.[1] Di dalam MMA, masing-masing praktisi didorong untuk mengkombinasikan teknik dari berbagai cabang seni bela diri untuk melumpuhkan lawan.[2]
Sejak zaman Yunani Kuno, konsep pertarungan yang serupa dengan MMA telah dipraktekkan.[3] Pada era modern, kepopuleran MMA melejit ketika berbagai organisasi dan ajang promosi MMA global mulai bermunculan di seluruh dunia