Bela
diri Jujitsu diadoptasi para Samurai jaman kerajaan Jepang sebagai
suatu teknik pembelaan diri dikala tidak bersenjata atau digunakan
ketika menangkap seseorang tanpa harus melukai / mencederai terlalu parah.
Bagi Samurai Jujitsu erat kaitannya dengan BUSHIDO ( Kode etik Samurai ), karena Bushido dan Jujitsu adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan,
Ninja
pun menggunakan Jujitsu sebagai bela diri yang bisa diandalkan dalam
melakukan misi pengintaian maupun pembunuhan lawan politik para Daimyo. Bagi Ninja Jujitsu pun erat dengan Doktrin Ninja yang bernama FUDOSHIN.
Samurai dan Ninja memiliki perbedaan yang sangat kentara dalam bertarung, Samurai selalu menghadapi lawan secara terbuka, terhormat dan menjunjung tinggi Bushido, para Samurai menggunakan bendera pada bagian dibelakang baju tempurnya untuk memudahkan identifikasi. Hasil ideal bagi seorang Samurai adalah menemukan lawan yang sebanding di
Seni bela diri campuran atau lebih dikenal dengan sebutan Mixed Martial Arts (MMA) adalah olahraga kontak yang memperbolehkan berbagai teknik pertarungan, seperti pergumulan, tendangan, dan pukulan.[1]
Di dalam MMA, masing-masing praktisi didorong untuk mengkombinasikan
teknik dari berbagai cabang seni bela diri untuk melumpuhkan lawan.[2]
Sejak zaman Yunani Kuno, konsep pertarungan yang serupa dengan MMA telah dipraktekkan.[3] Pada era modern, kepopuleran MMA melejit ketika berbagai organisasi dan ajang promosi MMA global mulai bermunculan di seluruh dunia
Sejak zaman Yunani Kuno, konsep pertarungan yang serupa dengan MMA telah dipraktekkan.[3] Pada era modern, kepopuleran MMA melejit ketika berbagai organisasi dan ajang promosi MMA global mulai bermunculan di seluruh dunia


Tidak ada komentar:
Posting Komentar